Pakan Buatan Dan Pakan Alami Belut Budidaya Murah

Diposting pada

Di dalam membudidayakan belut, pakan merupakan hal yang paling dibutuhkan sebab tanpa adanya pakan, belut tidak akan bisa tumbuh dan berkembaang dengan baik.

Di alam liar biasanya belut memakan makanan berupa cacing sutera, zooplankton, kodok, serta hewan lainnya yang berukuran lebih kecil dari belut.

Advertisements

Sama seperti di alam liar, di dalam penangkaran, belut juga harus diberi makan. Makanan yang diberikan dapat diganti setiap harinya agar belut tidak merasa bosan. Secara garis besar, makanan untuk belut terbagi atas dua jenis, yaitu pakan alami dan pakan buatan.

Dan untuk kali ini, kita akan membahas kedua jenis pakan tersebut beserta dengan jenis-jenisnya. Berikut ini penjelasannya.

Pakan Buatan Dan Pakan Alami Belut Budidaya Murah

Pakan Alami Belut Budidaya

Pakan alami merupakan pakan yang berasal dari alam. Ada sebagian pakan alami yang mudah ditemukan namun ada pula yang sulit ditemukan.

Kebanyakan pakan alami yang sulit ditemukan dikarenakan jumlahnya semakin lama semakin menipis. Selain itu, faktor alam juga dapat mempengaruhi keberadaan pakan alami.

Contohnya seperti kutu air. Tidak setiap hari kutu air dapat ditemukan, sedangkan pakan tersebut dibutuhkan setiap harinya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, para pembudidaya biasanya membudidayakan kutu air. Dengan cara seperti ini, stok kutu air bisa didapatkan setiap harinya dan kebutuhan pakan belut dapat terpenuhi.

Advertisements

Selain kutu air, jenis pakan alami lainnya yang dapat diberikan pada belut seperti cacing sutera, ikan kecil-kecil, ika rucah, cacing tanah, usus ayam, bangkai unggas, dan masih banyak lagi jenis pakan yang dapat diberikan pada belut.

Pakan Buatan belut Budidaya

Selain pakan alami, pakan buatan juga dapat diberikan pada belut. Ada beberapa jenis pakan buatan yang dapat diberikan pada belut. Beberapa jenis tersebut seperti remah, pelet, dan tepung. Ketiga jenis pakan buatan tersebut dapat diberikan pada belut.

Namun untuk jenis pakan tepung dan remah diberikan pada belut kecil atau sering disebut dengan benih belut. Sedangkan untuk pelet diberikan pada belut yang sudah dewasa.

Tidak selamanya pakan alami itu mengandung nilai gizi yang cuku. Untuk memenuhi kandungan gizi tersebut, pakan buatan adalah jawabannya. Di dalam pakan buatan mengandung beberapa nilai gizi yang dibutuhkan oleh belut.

Ingatlah, di dalam pemberian pakan pada belut, hal yang harus diperhatikan bukan hanya pemberian yang tepat waktu dan cukup saja, tetapi kualitas pakan yang diberikan juga harus diperhatikan karena berkualitas atau tidaknya pakan buatan yang diberikan akan mempengaruhi kesehatan dari belut.

Jika pakan yang diberikan tidak berkualitas, belut akan mudah sekali terserang penyakit karena daya tahan tubuhnya menurun.

Selain kualitas pakan, kandungan nutrisi di dalam pakan juga harus diperhatikan. Sebagai contoh, lemak dan protein yang harus dipenuhi oleh belut.

Cara memenuhinya adalah dengan memberikan pakan yang berkualitas karena secara otomatis di dalam pakan yang berkualitas telah mengandung nutrisi yang seimbang dan komplit.

Advertisements